NewsKakorlantas Prediksi Kepadatan Aglomerasi, Jalur Strategis Dipantau Ketat

Kakorlantas Prediksi Kepadatan Aglomerasi, Jalur Strategis Dipantau Ketat

-

- Advertisment -spot_img

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho memprediksi akan terjadi peningkatan mobilitas masyarakat dalam bentuk pergerakan aglomerasi atau mudik lokal pada periode setelah Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Kondisi ini diperkirakan memicu kepadatan di sejumlah wilayah, sehingga seluruh jajaran diminta untuk meningkatkan kesiapsiagaan.

Dalam keterangannya di Command Center KM 29 Tol Jakarta-Cikampek, Cikarang Utara, Sabtu (21/3/2026), Irjen Agus menyampaikan bahwa lonjakan aktivitas masyarakat diperkirakan terjadi pada keesokan hari. Pergerakan ini didominasi perjalanan jarak dekat antarwilayah, seperti dari Solo menuju Semarang maupun sebaliknya, serta mobilitas di kawasan Jabodetabek.

“Justru besok ini akan padat aglomerasi itu. Jadi mudik lokal dari Solo ke Semarang, Semarang ke Solo, dari Bogor ke Bekasi, itu kita antisipasi, besok,” kata Irjen Agus.

Ia menekankan bahwa fenomena mudik lokal menjadi perhatian khusus karena volumenya yang besar dan terjadi secara bersamaan di berbagai titik. Oleh karena itu, kesiapan personel di lapangan menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran lalu lintas.

“Oleh sebab itu kami mengharapkan seluruh petugas tetap standby untuk memantau perjalanan daripada baik itu mudik lokal termasuk juga mudik yang dari Jakarta ke Jawa Tengah, Jawa Timur,” sambung dia.

Lebih lanjut, Irjen Agus mengidentifikasi sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami lonjakan pergerakan kendaraan. Kawasan tersebut antara lain Jabodetabek, Solo Raya, Surabaya, Malang Raya, hingga Bali. Seluruh titik tersebut telah masuk dalam peta pengawasan dan telah disiapkan langkah antisipasi guna menghindari kemacetan yang berkepanjangan.

“Jadi dari Jabodetabek, ada Solo Raya, ada mungkin di Surabaya, Malang Raya, Bali, ini sudah, sudah diantisipasi,” sebutnya.

Selain pergerakan antarwilayah, Kakorlantas juga mengingatkan potensi kepadatan di lokasi wisata pasca-Lebaran. Tradisi masyarakat yang memanfaatkan masa libur untuk berwisata diperkirakan akan meningkatkan volume kendaraan di sejumlah destinasi favorit.

Menurutnya, pengamanan di kawasan wisata akan diperketat, baik dari sisi pengaturan lalu lintas maupun pengawasan keamanan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar tanpa menimbulkan gangguan berarti.

“Di samping arus balik, aglomerasi, saya ingatkan kembali termasuk tempat-tempat wisata akan kita perketat untuk penjagaan, pengamanan, dan pengawalan,” sebutnya.

Korlantas Polri juga telah mengoptimalkan peran posko pengendalian dalam memantau situasi lalu lintas secara menyeluruh. Koordinasi dilakukan hingga ke seluruh jajaran di lapangan, termasuk di kawasan pelabuhan yang menjadi titik krusial pergerakan masyarakat.

“Berkaitan dengan tempat-tempat wisata juga sudah kita antisipasi dari posko mengendalikan ke seluruh jajaran, termasuk di pelabuhan; Bakauheni, Merak, Gilimanuk, sudah kita antisipasi semuanya,” tambah dia.

Dengan berbagai langkah tersebut, diharapkan potensi kepadatan akibat mudik lokal maupun aktivitas wisata dapat dikendalikan dengan baik. Korlantas menegaskan bahwa kesiapsiagaan petugas serta koordinasi yang solid menjadi kunci dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat selama periode Lebaran.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Restorative Justice dan Masa Depan Penanganan Laka Lantas di Indonesia

Setiap hari, di jalan raya Indonesia, lebih dari 60 nyawa melayang akibat kecelakaan lalu lintas. Di balik angka ini...

Kasus Korupsi LNG Pertamina: Hari Karyuliarto Divonis 4,5 Tahun

Kasus dugaan korupsi pengadaan gas alam cair (LNG) di lingkungan PT Pertamina (Persero) kembali menjadi perhatian publik setelah majelis...

Prabowo Resmi Terbitkan Perpres RAN PE 2026–2029, Ini Isinya

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi menetapkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 8 Tahun 2026 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan...

Debut 21 April 2026, Esthera Tawarkan Konsep Girl Group AI yang Berbeda

Industri musik digital Indonesia kembali menghadirkan inovasi baru melalui kehadiran ESTHERA, sebuah grup vokal beranggotakan empat perempuan yang menggabungkan...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Operasi Ketupat 2026 Hadirkan Pelayanan Lalu Lintas Lebih Modern dan Humanis

 Operasi Ketupat 2026 menghadirkan wajah baru dalam pelayanan lalu lintas. Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri tidak hanya mengandalkan teknologi,...

Kakorlantas: Operasi Ketupat 2026 Operasi Kemanusiaan Berbasis Teknologi

Keberhasilan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 dinilai tidak terlepas dari sinergi kuat antara pemerintah, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan. Kakorlantas...

Must read

Kasus Korupsi LNG Pertamina: Hari Karyuliarto Divonis 4,5 Tahun

Kasus dugaan korupsi pengadaan gas alam cair (LNG) di...

Kakorlantas: Operasi Ketupat 2026 Operasi Kemanusiaan Berbasis Teknologi

Keberhasilan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 dinilai tidak terlepas dari...
- Advertisement -spot_imgspot_img

You might also likeRELATED
Recommended to you