Kebijakan WFA Dinilai Bantu Urai Kepadatan Arus Mudik

Kebijakan WFA Dinilai Bantu Urai Kepadatan Arus Mudik

-

- Advertisment -spot_img

Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Agus Suryonugroho, menegaskan bahwa arus lalu lintas selama momentum mudik Lebaran pada pelaksanaan Operasi Ketupat tahun ini berlangsung aman dan tetap terkendali. Pernyataan tersebut disampaikan setelah dilakukan pemantauan langsung di wilayah Jawa Timur bersama Listyo Sigit Prabowo. Berdasarkan hasil pemantauan tersebut, kondisi di jalan tol, jalur arteri, terminal, hingga stasiun masih dalam situasi kondusif.

Dalam kesempatan tersebut, Kakorlantas juga menyoroti capaian penting selama pelaksanaan operasi, yakni turunnya angka fatalitas atau korban meninggal dunia hingga 45 persen. Hal ini menunjukkan bahwa upaya pengamanan dan pengaturan lalu lintas selama arus mudik berjalan efektif.

Irjen Agus Suryonugroho menyampaikan keterangan tersebut saat berada di Command Centre KM 29. Hingga saat ini tercatat sekitar 25 persen pemudik telah meninggalkan wilayah Jakarta menuju jalur Trans Jawa, Bandung, serta Sumatera. Pergerakan kendaraan tersebut dinilai berjalan lancar tanpa adanya kepadatan yang signifikan.

Menurutnya, kelancaran mobilitas pemudik juga dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah terkait sistem kerja fleksibel atau Work from Anywhere (WFA) yang telah diumumkan tiga minggu sebelum masa operasi dimulai. Kebijakan ini dinilai memberi ruang bagi masyarakat untuk menentukan waktu perjalanan secara lebih fleksibel sehingga arus kendaraan tidak menumpuk pada satu waktu tertentu.

Dalam penerapan rekayasa lalu lintas, Kakorlantas menegaskan bahwa setiap kebijakan yang diambil oleh kepolisian didasarkan pada parameter data yang diperoleh secara real-time. Evaluasi kondisi lalu lintas dilakukan melalui pemanfaatan teknologi radar serta pemantauan drone yang diperbarui setiap tiga jam.

“Kalau masalah contraflow yang ada di jalan tol itu ada parameternya. Di kilometer 47 itu ada radar yang menghitung jumlah kendaraan selama satu jam berturut-turut. Apabila mencapai 5.500, otomatis kami akan lapor Bapak Kapolri. Apabila satu jam ke depan naik menjadi 6.400, kita lakukan contraflow dua lajur,” tegas Irjen Pol. Agus memaparkan prosedur penanganan tol.

Selain itu, kepolisian juga melakukan pengaturan arus di beberapa jalur arteri, seperti kawasan Gadog menuju Puncak dan wilayah Cibadak. Penindakan juga dilakukan terhadap kendaraan sumbu tiga yang melanggar aturan dengan tetap melintas di jalan tol.

Menanggapi informasi mengenai kepadatan di simpul penyeberangan, Kakorlantas menjelaskan bahwa antrean kendaraan di rute Ketapang–Gilimanuk merupakan antrean normal yang terjadi karena kendaraan menunggu giliran masuk ke kapal penyeberangan, bukan akibat kemacetan di jalan raya. Ia memastikan koordinasi dengan Kementerian Perhubungan terus dilakukan, termasuk melalui penambahan dan pergeseran armada kapal guna mempercepat proses penyeberangan.

Sementara itu, untuk pengelolaan arus kendaraan di jalur pelabuhan Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni, kepolisian menerapkan sistem indikator warna, yaitu normal, kuning, dan merah. Jika antrean kendaraan sudah melampaui area pelabuhan atau terjadi kondisi cuaca ekstrem, petugas akan segera mengaktifkan delay system serta memaksimalkan pemanfaatan buffer zone.

Sebagai penutup, Kakorlantas menegaskan bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat merupakan operasi yang berorientasi pada kemanusiaan. Kehadiran personel kepolisian yang tersebar di berbagai pos pengamanan juga dinilai efektif dalam menekan angka kriminalitas hingga nihil selama periode mudik.

“Kami menjamin keberangkatan pada saat mudik dalam perjalanan aman sampai tujuan, ketemu keluarganya bahagia, dan kembalinya selamat,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Korlantas Polri Fokus Ciptakan Jalan Aman, Tertib, dan Lancar di Indonesia

Keselamatan di jalan raya tidak sekadar kebutuhan, melainkan merupakan aset berharga yang harus dirawat bersama oleh berbagai elemen masyarakat...

Pengamat Nilai Digitalisasi Korlantas Polri Tingkatkan Kepercayaan Publik

Analis kebijakan publik dan politik nasional, Nasky Putra Tandjung, memberikan apresiasi terhadap berbagai inovasi teknologi yang dikembangkan Agus Suryonugroho...

Restorative Justice dan Masa Depan Penanganan Laka Lantas di Indonesia

Setiap hari, di jalan raya Indonesia, lebih dari 60 nyawa melayang akibat kecelakaan lalu lintas. Di balik angka ini...

Kasus Korupsi LNG Pertamina: Hari Karyuliarto Divonis 4,5 Tahun

Kasus dugaan korupsi pengadaan gas alam cair (LNG) di lingkungan PT Pertamina (Persero) kembali menjadi perhatian publik setelah majelis...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Prabowo Resmi Terbitkan Perpres RAN PE 2026–2029, Ini Isinya

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi menetapkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 8 Tahun 2026 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan...

Debut 21 April 2026, Esthera Tawarkan Konsep Girl Group AI yang Berbeda

Industri musik digital Indonesia kembali menghadirkan inovasi baru melalui kehadiran ESTHERA, sebuah grup vokal beranggotakan empat perempuan yang menggabungkan...

Must read

Kasus Korupsi LNG Pertamina: Hari Karyuliarto Divonis 4,5 Tahun

Kasus dugaan korupsi pengadaan gas alam cair (LNG) di...

Kakorlantas: Operasi Ketupat 2026 Operasi Kemanusiaan Berbasis Teknologi

Keberhasilan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 dinilai tidak terlepas dari...
- Advertisement -spot_imgspot_img

You might also likeRELATED
Recommended to you